//
you're reading...
berita ppn

Dua Opsi Susun Pemilih Pemilu 2014

Bandung, CyberNews. Ada dua opsi yang tengah dipertimbangkan sebagai rujukan dasar guna menentukan jumlah pemilih pada Pemilu 2014. Mana yang dipilih, diharapkan tidak lagi menimbulkan masalah seperti pada Pemilu 2009.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Rusman Heryawan, salah satu opsi itu adalah penggunaan data berdasarkan program Kemendagri yakni Nomor Induk Kependudukan (single identity number).

Hanya saja, program yang masih berjalan itu masih dikhawatirkan keandalannya.

“Harus ada keyakinan SIN itu apa berhasil 100 persen. Kalau tidak paripurna, bisa bermasalah lagi seperti Pemilu sebelumnya,” jelasnya di Bandung, Senin (13/6).

Rusman mengaku telah melakukan pembahasan terkait persoalan tersebut dengan Menteri Dalam Negeri. “Kalau kita optimis. Mestinya jadi sumber yang dipakai menghasilkan daftar pemilih sementara oleh KPU,” katanya.

Meski demikian, BPS mengusulkan second instrument dalam penyusunan data pemilih sebagai opsi berikutnya. Instrumen kedua itu adalah pembaruan atas data hasil Sensus Penduduk 2010 yang dinilai andal.

“Kalau ragu, kita update. Opsi itu yang memungkinkan,” tandasnya.

Dengan pengalaman BPS, dia optimis permasalahan jumlah pemilih itu dapat diatasi.

Dalam estimasinya, BPS membutuhkan waktu selama 10 bulan sejak pertengahan 2013. Jangka waktu itu menurutnya adalah tenggat sebelum menentukan DPS yang akan digunakan pada hajat besar demokrasi itu

About suara - partai persatuan nasional

kader ppn

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: