//
you're reading...
berita ppn

Koalisi Oesman Sapta Menguat

Oesman Sapta Odang Oesman Sapta Odang

PARTAI politik yang bergabung (koalisi) ke Partai Persatuan Nasional (PPN) bentukan Oesman Sapta terus bertambah. Dari semula 10 partai, kini menjadi 12 partai dan diperkirakan tiga partai lainnya juga akan bergabung.

“Barusan dapat SMS (pesan singkat) tiga partai ingin bergabung,” kata Pelaksana Tugas Ketua Umum PPN Oesman Sapta saat sarasehan para tokoh pendiri PPN di Jakarta, Senin 16 Mei 2011.

Sebelumnya diberitakan sepuluh parpol yang bergabung mendirikan PPN adalah Partai Persatuan Daerah (PPD), Partai Demokrasi Pembaharuan (PDP), Partai Indonesia Sejahtera (PIS), Partai Pelopor, Partai Matahari Bangsa (PMB), Partai Patriot, Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI), Partai Nasional Banteng Kemerdekaan Indonesia (PNBKI), Partai Pemuda dan Partai Kasih Demokrasi Indonesia.

Menjelang sarasehan bergabung dua partai lainnya yakni Partai Kedaulatan dan Partai Merdeka. Hadir pada sarasehan tersebut antara lain Erros Djarot (PNBKI), Roy BB Janis (PDP), Imam Addaruqutni (PMB), Roy Rening (PKDI), Budiyanto Darmastono (PIS), Sukarlan (PPDI), dan Dandoeng (PPI).

Mengenai nama tiga partai lain yang ingin bergabung, Oesman Sapta belum mau menyebutkannya. “Nanti saja setelah diterima atau resmi bergabung,” katanya.

Oesman memperkirakan partai akan dideklarasikan satu bulan lagi. Ia mengatakan jika partai-tersebut berjalan sendiri-sendiri maka mempunyai kelemahan. Namun jika bergabung maka akan kuat.

Sementara itu Erros Djarot mengatakan jika nanti UU menetapkan batas ambang perolehan kursi di DPR antara 2,5-5,0 persen maka PPN akan lolos. Ia mengatakan PPN telah memiliki SDM, infrastruktur, jaringan dari Sabang sampai Merauke serta lebih dari 1.000 anggota DPRD.

Sementara Roy Rening mengatakan alasan bergabung menjadi PPN karena adanya upaya sistematis menghambat partai berpatisipasi dalam pemilu.

Pada kesempatan itu para tokoh pendiri partai juga mengatakan pemilihan pelaksana tugas ketua umum dilakukan secara musyawarah. Tidak ada perebutan untuk menduduki jabatan tersebut. Tidak ada yang menawarkan diri, sampai akhirnya mereka sepakat memilih Oesman Sapta.

Mereka meminta agar kader-kader partai di daerah juga tidak berebutan dalam memilih ketua partai baru tersebut di daerah. Mereka meminta agar pemilihan dilakukan dengan cara musyawarah. (ant/mut)

About suara - partai persatuan nasional

kader ppn

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: