//
you're reading...
berita ppn

OSO Sumbang Rp 5 Miliar untuk Masjid Al-Ikhlas

 

Oesman Sapta Odang, Bupati Ketapang Henrikus, Masjid Agung Al-Ikhlas
Pengusaha asal Kalbar H Oesman Sapta Odang bersama Bupati Ketapang Henrikus meninjau pembangunan Masjid Agung Al-Ikhlas

 

 

Pengusaha ternama asal Kalimantan Barat Oesman Sapta Odang (OSO) meninjau langsung pembangunan Masjid Agung Al-Ikhlas Kabupaten Ketapang, Senin (7/11).

Didampingi Bupati Ketapang Drs Henrikus MSi dan Wakil Bupati Ketapang Boyman Harun SH, pria kelahiran Sukadana, Kabupaten Kayong Utara itu menyumbangkan dananya sebesar Rp 5 miliar untuk percepatan pembangunan masjid kebanggaan masyarakat Ketapang itu.

Dibangunnya Masjid Agung Al-Ikhlas dengan lebih representatif, Oesman Sapta Odang (OSO) mendukung kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Ketapang. Ia mengharapkan seluruh komponen masyarakat mendukung pembangunan rumah ibadah, tentunya sesuai dengan kemampuannya masing-masing.

“Jelas jangan ada dusta di antara kita, sebab keyakinan beragama jelas ada falsafah dalam Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Perlu kita ingat negara kita satu-satunya negara yang mempunyai keberagaman beragama, yaitu Indonesia, jadi pantas Bupati membangun rumah ibadah,” kata Oesman Sapta Odang kepada wartawan.

Menurutnya rumah ibadah benar-benar bermanfaat untuk membangun orang. Apalagi jika dikaitkan dengan kerukunan beragama. Dikatakannya, dalam satu wilayah tidak hanya satu umat. Dengan niat baik pemerintah daerah membangun rumah ibadah yang representatif, maka perlu didukung semua komponen masyarakat.

Jika pembangunan masjid di Pontianak diperkirakan 1,5 tahun selesai, maka ia berharap waktu pembangunan Masjid Al-Ikhlas juga relatif singkat. Menurut OSO, jika 1,5 tahun, maka pembangunan tersebut bisa selesai maka akan lebih baik lagi.

Sumbangan yang akan diberikannya sebesar Rp 5 miliar, juga sebagai bentuk rasa memiliki daerah. Karena selama ini ia juga bagian dari masyarakat Kabupaten Ketapang. Hanya saja, dalam beberapa tahun terakhir, Kabupaten Ketapang dimekarkan, yaitu menjadi Kabupaten Kayong Utara. Walaupun demikian, ia juga merasa sebagai orang Ketapang, yang juga bagian dari Kalbar.

Karena itu, OSO mengajak semua komponen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kalbar lebih baik lagi.

Ketika OSO meninjau pembangunan Masjid Al-Ikhlas, tak hanya didampingi oleh Bupati dan Wakil Bupati Ketapang. Pada lokasi tersebut hadir juga sejumlah kepala SKPD, pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas, maupun panitia pembangunan Masjid Al-Ikhlas seperti Sulianto Harun maupun H Hamimzar Yahya SIp.

Menurut Bupati Ketapang Drs Henrikus MSi, bahwa pembangunan Masjid Al-Ikhlas adalah bentuk pelayanan ke masyarakat. Dalam memberikan pelayanan, tak hanya pembangunan Masjid Al-Ikhlas yang dibantu Pemkab Ketapang, tetapi juga gereja, maupun kelenteng juga dibangun. Tentunya, bantuan tersebut sesuai dengan porsi keberadaan umat beragama di Kabupaten Ketapang. (KiA)

About suara - partai persatuan nasional

kader ppn

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: