//
you're reading...
berita ppn

Harapan Terhadap Partai Baru Masih Ada

PetaPolitik.Com – Partai politik baru yang mendaftar di Dephukham menjelang pemilu 2014 ini merupakan jumlah yang paling rendah jika dibandingkan dengan pemilu sebelumnya.

14 partai politik mendaftar ke Dephukham dan hingga pengumuman verifikasi ternyata hanya satu partai politik yang dinyatakan lulus, sedangkan tiga yang lain dipersilakan untuk melengkapi berkas. Artinya dari 14 yang mendaftar hanya 4 yang mempunyai kesempatan untuk ikut pemilu, itupun dengan catatan bahwa menjelang tanggal 25 Nopember 2011 ini berkas-berkas yang kurang mampu mereka lengkapi.

Perkembangan suasana kepartaian yang tidak sedinamis di masa lalu memperlihatkan sebuah paradigma yang telah berubah dari masyarakat dalam melihat partai politik. Jika dalam dua pemilu yang lalu mendirikan partai diiringi semangat euforia reformasi, pada pemilu ini euforia reformasi sudah ada dalam grafik menurun.

Meminjam model grafik tentang krisis ekonomi, orang kenal dengan ungkapan “apa yang bisa naik pada saat tertentu akan turun, dan siklus itu berulang”. Demikian juga dengan politik. Semangat euforia reformasi menemui puncaknya saat pemilihan presiden langsung pada tahun 2004 memunculkan pasangan SBY-JK sebagai pasangan pertama yang dipilih langsung oleh masyarakat pemilih. Pada saat itu jumlah partai-partai baru yang muncul memang lebih sedikit dari pemilu 1999, tetapi dengan persyaratan untuk menjadi partai peserta pemilu yang jauh lebih berat.

Pemilu 2004 menjadi puncak dari euforia reformasi, karena pada pada masa ini presiden terpilih adalah presiden yang berasal dari partai menengah. Partai Demokrat yang saat itu adalah partai baru mendapat suara 7,45% dari  masyarakat pemilih. Angka ini adalah angka yang menunjukkan tingkat dukungan masyarakat terhadap partai baru. Angka sejumlah itu adalah angka dukungan yang natural bagi partai baru yang relatif memang hanya punya janji, dan belum memberi bukti.

Angka itu terbukti mampu mengangkat SBY-JK menjadi presiden republik ini yang kemudian membentuk kabinet pelangi yang mencerminkan posisi suaranya yang memang tidak dominan. Uniknya pada periode pemilu 2009, sekalipun SBY yang bergandengan dengan mantan gubernur Bank Indonesia Boediono memperoleh dukungan terbesar, 0,85% suara pemilih legislatif tetapi masih memiliki inferioritas tertentu sehingga kembali kabinet pelangi menjadi tawaran SBY dalam unjuk kerja kabinet pemerintahannya. Hal ini lah yang menjadi dasar kenapa pemilu 2009 sudah menjadi pemilu yang menurun kualitasnya terhadap pemilu 2004. Banyak hal lain yang memperlihatkan bahwa pemilu 2009 memang memiliki kualitas yang tidak sebaik pemilu 2004, mulai dari masalah penghitungan suara yang rentan manipulasi, proyek IT KPU, hingga sampai pada sangat banyaknya ketidak konsistenan peraturan dalam segala bentuk penyelenggaraan hingga pengawasan pemilu.

Berangkat dari catatan sejarah dua pemilu maka menjadi masuk akal jika di pemilu 2014 yang akan datang masyarakat lebih tidak bergairah untuk mendirikan partai baru. Pengalaman telah membuktikan bahwa mendirikan partai baru bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu ketika Jajak Pendapat Harian Kompas pada Senin kemarin (21/11) yang menunjukkan bahwa masyarakat masih menaruh harapan yang tinggi terhadap partai baru yang bersih dan modern, maka angka 46,4% harapan masyarakat itu adalah angka itu adalah angka keinginan masyarakat yang merupakan refleksi dari keadaan politik saat ini.

Ada harapan dari masyarakat dari angka yang besar itu bahwa situasi politik bisa berubah ke arah yang lebih modern dan demokratis. Dan masyarakat tidak melihat itu pada partai yang sudah lama. Ada sejumlah harapan bahwa kiprah partai baru yang nanti akan muncul sekalipun hanya beberapa gelintir akan bisa menjadi fasilitator perubahan. Ada cahaya di mendung yang berselimut kabut. Jika cahaya itu hanyalah lilin yang terancam angin, maka tak ada salahnya masyarakat yang percaya perubahan siap dengan lentera-lentera yang lain. (djio)

About suara - partai persatuan nasional

kader ppn

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: