//
you're reading...
berita ppn

Parpol Besar Diuntungkan

 

PetaPolitik.Com – ”Manuver itu hanya menguntungkan partai besar dan merugikan partai menengah. Kami tegas menolak dan melawan manuver yang mengarah pada disproporsionalitas itu,” kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP Romahurmuziy, Senin (3/1).

Gagasan mempersempit jangkauan dapil, menambah dapil, dan mengurangi jumlah kursi di tiap dapil disampaikan Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Saan Mustopa (Kompas, 3/1). Argumentasinya, penambahan dapil akan mendekatkan wakil rakyat dengan konstituen. Gagasan itu akan diusulkan dalam pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu DPR, DPD, dan DPRD.

Menurut Romahurmuziy, dengan ketentuan sekarang 77 dapil dan di tiap dapil ada 3-10 kursi, partai menengah seperti PKS, PPP, PAN, Gerindra, dan Hanura rata-rata baru mendapatkan kursi setelah menempati urutan keenam. Jika penambahan dapil yang diikuti pengurangan jumlah kursi di tiap dapil itu diterapkan, kursi yang diperoleh partai menengah itu kemungkinan besar akan berkurang dan bisa jadi malah tidak memperoleh kursi.

Jika disimulasikan berdasarkan perolehan suara Pemilu 2009, dengan menambah dapil menjadi 85 dapil dan di tiap dapil hanya ada 3-8 kursi, PPP hanya akan mendapatkan 8-11 kursi. Padahal, dengan ketentuan sekarang, PPP masih bisa memperoleh 38 kursi. ”Gagasan itu seolah-olah demokratis, tetapi sejatinya merupakan pisau yang memangkas sistem proporsionalitas,” kata Romahurmuziy.

Penolakan keras juga disuarakan PDI-P. Wakil Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto menegaskan, gagasan itu hanya mengarah pada sistem distrik yang tidak cocok dengan Indonesia yang multikultur. Aspek keterwakilan kelompok minoritas terabaikan karena terjadi liberalisasi demokrasi. Hanya orang-orang yang memiliki kapital yang terpilih. ”Representasi daerah dan keindonesiaan bisa hilang,” kata Hasto.

Direktur Eksekutif Center for Electoral Reform Hadar Gumay menyatakan, untuk mendekatkan wakil rakyat dengan konstituennya tidak harus menambah dapil dan mengurangi jumlah kursi di tiap dapil, tetapi bisa dengan membuat sistem yang memungkinkan wakil rakyat lebih dekat dengan rakyat. Sistem proporsionalitas dinilai lebih menghargai pluralitas. [kmps]

About suara - partai persatuan nasional

kader ppn

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: