//
you're reading...
berita ppn

Pemerintahan SBY Sulit Perangi Korupsi

 

PetaPolitik.Com – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara tidak langsung sudah mengakui kegagalan pemerintahannya memerangi korupsi.

Pernyataan Presiden bahwa perampokan uang negara masih terjadi merupakan indikator kekalahan pemerintahan ini dalam perang melawan korupsi yang dipimpin SBY.

Hal itu disampaikan oleh anggota Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo kepada petapolitik.com, Selasa (26/10).

“Karenanya, sangat sulit bagi pemerintahan SBY meraih progress maupun kemenangan besar dalam perang melawan korupsi, mengingat periode pemerintahannya hanya tersisa tiga tahun lagi. Sangat sulit karena sesungguhnya mereka berada tidak jauh dari lingkar satu kekuasaan,” ujarnya.

Dengan membuat pernyataan seperti itu, pemerintah SBY ibarat memercik air didulang terpercik muka sendiri.

Menurutnya, saat ini adalah waktu yang tepat untuk memperbandingkan komitmen SBY tentang pemberantasan korupsi dengan realitas praktik korupsi dewasa ini.

“Tujuh tahun lalu, Presiden SBY berjanji kepada rakyat, dia akan memimpin langsung perang melawan korupsi.  Namun, tepat di tahun ketujuh periode pemerintahannya, SBY justru msh meratapi perampokan uang negara atau korupsi. Artinya, SBY mengakui kegagalannya atas kinerja pemberantasan korupsi pemerintahannya praktis buruk,” tegasnya.

Alih-alih mengharapkan kemenangan dari perang itu, korupsi malah semakin merajalela. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mencatat, tidak kurang dari Rp 103 trilyun dana pembangunan  dirampok.

“Jangan lupa, karena angka itu muncul dari hasil audit, jumlah itu baru sampling atau dasar untuk merumuskan perkiraan . Jadi, nilai riil perampokan uang negara bisa mencapai dua, lima hingga 10 kali lipat dari angka sampling  itu,” tandas politisi Golkar ini.

“Dari perkiraan angka kerugian negara itu,  saya berani menegaskan bahwa komunitas koruptor di negara ini sangat powerfull. Dan itu tdk mungkin tanpa dilindungi keuasaan maupun kekuatan parpol tertentu. Maka, berkait dengan kinerja dan komitmen SBY memberantas korupsi, dapat disimpulkan bahwa Presiden sesungguhnya tidak pernah menggelar dan memimpin perang melawan korupsi selama tujuh tahun ini. Pemerintahan SBY masih menanggapi korupsi sebagai business as usual,” tukas Bambang.[one/lur]

About suara - partai persatuan nasional

kader ppn

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: