//
you're reading...
berita ppn

Survei LSI: Responden Ingin Perbaikan Kinerja Partai

 

PetaPolitik.Com – Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menunjukkan separuh responden belum menentukan pilihan atau belum mantap memilih partai tertentu mengindikasikan masyarakat menuntut perbaikan kinerja partai,kata peneliti senior LSI Burhanuddin Muhtadi.

“Hanya 49 persen responden yang menyatakan bahwa mereka sudah mantap untuk memilih patai tertentu jika pemilu diadakan hari ini, sisanya belum memilih atau sudah memilih tapi belum yakin. Ini menunjukkan bahwa masyarakat menunggu partai politik untuk meyakinkan rakyat dengan perbaikan kinerja,” kata Buhanuddin di Jakarta, Minggu.

Burhanuddin mengatakan bahwa hasil tersebut juga mengindikasikan bahwa sebagian partai yang sudah melakukan sosialisasi (iklan di media dan berbagai atribut) dalam dua tahun terakhir nampaknya belum banyak meyakinkan sebagian besar calon pemilih.

“Semua ini merupakan tantangan dan peluang bagi potensi peningkatan perolehan suara partai yang bekerja keras dan meyakinkan, termasuk partai menengah, kecil dan baru yang akan berlaga dalam pemilihan umum 2014 nanti,” kata dia.

Indikasi lain dari ketidakyakinan pemilih terhadap partai adalah tidak terserapnya penurunan dukungan dari Partai Demokrat untuk partai politik lain. Dalam survei tersebut, Demokrat yang mendapat 21 persen suara pada pemilu 2009 hanya memperoleh dukungan 13,7 persen.

“Penurunan tersebut tidak diikuti dengan kenaikan jumlah dukungan untuk partai lain. Pilihan untuk Golkar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan lain-lain tidak jauh berbeda dengan hasil pemilu 2009,” kata Burhanuddin.

Burhanuddin menambahkan bahwa pemenang dalam survei ini justru merupakan responden yang belum menentukan pilihan yang mencapai 28,9 persen dari total responden. Hasil ini berbeda jauh dengan rilis survei Center for Strategic and International Studies yang mencapai 49 persen.

“Orang-orang yang belum menentukan pilihan inilah yang harus diyakinkan oleh partai-partai politik untuk mendulang suara di pemilu 2014 nanti,” kata Burhanuddin.

Burhanuddin mengatakan bahwa selama sistem dinastokrasi (pemilihan pemimpin berdasar kedekatan dan keturunan tokoh tertentu) yang banyak diterapkan partai Indonesia belum diganti dengan sistem meritokrasi (pemilihan pemimpin berdasar pada kemampuan), maka akan semakin besar kecenderungan masyarakat untuk tidak menentukan pilihan.

“Hal lain yang juga harus diperbaiki oleh partai politik adalah urusan dana. Mereka selama ini sangat tertutup soal hal tersebut, ini tentu saja menimbulkan kecurigaan di mata masyarakat,” kata dia.

Burhanuddin menjelaskan bahwa pemilih di Indonesia saat ini semakin rasional, kerasionalan tersebut bisa dilihat dari tiga pemilu terakhir yang menghasilkan pemenang berbeda. Pada 1999 PDIP keluar sebagai pemenang, sementara pada 2004 Golkar menjadi nomor satu dan pada pemilu terakhir giliran Demokrat berkuasa.

“Hal tersebut menunjukkan bahwa pemilih di Indonesia bukan pemilih tradisional, namun terbuka sesuai dengan kinerja partai,” kata dia.

Hasil keseluruhan survei LSI pada Februari ini Golkar menempati urutan teratas dengan mendapat 15,5 persen dukungan, Demokrat di tempat kedua dengan 13,7 persen suara, PDIP di tempat selanjutnya dengan 13,6 persen, Gerindra dan PPP 4,9 persen, PKB 4,6 persen, PAN 4,1 persen, PKS 3,7 persen, Partai Hati Nurani Rakyat 1,2 persen, lainnya 5,1 persen, dan belum tahu 28,9 persen.

Survei ini mengambil sampel sebanyak 2.050 orang di 33 provinsi dengan kuota yang disesuaikan dengan total pemilih di masing-masing daerah. Sementara untuk populasi dikelompokkan dalam kategori perempuan-pria (50 persen-50 persen) dan desa-kota (60-40).[ant/lur]

About suara - partai persatuan nasional

kader ppn

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: